Oct 31, 2012

Sistem Terdistribusi

Definisi Sistem Terdistribusi :
Sistem terdistribusi adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa komponen software atau hardware yang independent yang berkomunikasi dan berkoordinasi melalui message parsing baek sinkron maupun asinkron yang telihat satu kesatuan dan dirancang untuk menghasilkan fasilitas komputasi terintegrasi.



Contoh Sistem Terdistribusi :
  • Internet, global jaringan interkoneksi computer yang berkomunikasi melalui IP (Internet Protocol) Protocol.
  • Intranet, jaringan teradministrasi terpisah dengan batasan pada kebijakan keamanan local.
  • Mobile dan komputasi diberbagai tempat, laptops, PDA, mobile phone,printers, peraltan rumah, dll.
  • World Wide Web (www), sistem untuk publikasi dan akses sumber daya dan layanan melalui Internet.
  • Workstation network.
  • Automatic banking (mesin teler) system.
  • Automotive system(sistem distribusi real-time).
Model-model sistem terdistribusi adalah sebagai berikut:

Model Client Server
Sistem client-server mempunyai satu atau lebih proses client dan satu atau lebih proses server, dan sebuah proses client dapat mengirim query ke sembarang proses server. Client bertanggung jawab pada antar muka untuk user, sedangkan server mengatur data dan mengeksekusi transaksi. Sehingga suatu proses client berjalan pada sebuah personal computer dan mengirim query ke sebuah server yang berjalan pada mainframe.
Arsitektur ini menjadi sangat popular untuk beberapa alasan. Pertama, implementasi yang relatif sederhana karena pembagian fungsi yang baik dan karena server tersentralisasi. Kedua, mesin server yang mahal utilisasinya tidak terpengaruh pada interaksi pemakai, meskipun mesin client tidak mahal. Ketiga, pemakai dapat menjalankan antarmuka berbasis grafis sehingga pemakai lebih mudah dibandingkan antar muka pada server yang tidak user-friendly. perlu diingat batasan antara client dan server dan untuk menjaga komunikasi antara keduanya yang berorientasi himpunan. Khususnya membuka kursor dan mengambil tupel pada satu waktu membangkitkan beberapa pesan dan dapat diabaikan.
  • Client:
           - Proses akses data
           - Melakukan operasi pada komputer lain
  • Server:
           - Proses mengatur data
           - Proses mengatur resources
           - Proses komputasi
  • Interaksi:
           - Invocation/result


Model Multiple Server
  • Service disediakan oleh beberapa server
Contoh: Sebuah situs yang jalankan dibeberapa server
  • Server menggunakan replikasi atau database terdistribusi

Model Proxy Server
Proxy server menyediakan hasil copy (replikasi) dari resource yang di atur oleh server lain. Biasa nya proxy server di pakai untuk menyimpan hasil copy web resources. Ketika client melakukan request ke server, hal yang pertama dilakukan adalah memeriksa proxy server apakah yang diminta oleh client terdapat pada proxy server. Proxy server dapat diletakkan pada setiap client atau dapat di pakai bersama oleh beberapa client. Tujuannya adalah meningkatkan performance dan availibity dengan mencegah frekwensi akses ke server.
  • Proxy server membuat duplikasi beberapa server yang diakses oleh client
  • Caching :
            - Penyimpanan lokal untuk item yang sering diakses
            - Meningkatkan kinerja
            - Mengurangi beban pada server
Contoh:
Searching satu topik namun dilakukan dua kali maka searching terakhir memiliki waktu yang lebih kecil

Model Peer To Peer
Bagian dari model sistem terdistribusi dimana sistem dapat sekaligus berfungsi sebagai client maupun server. Sebuah arsitektur di mana tidak terdapat mesin khusus yang melayani suatu pelayanan tertentu atau mengatur sumber daya dalam jaringan dan semua kewajiban dibagi rata ke seluruh mesin, yang dikenal sebagai peer. Pola komunikasi yang digunakan berdasarkan aplikasi yang digunakan. Peer-to-peer merupakan model yang paling general dan fleksible.

Model Mobile Code
  • Kode yang berpindah dan dijalankan pada pc yang berbeda
  • Contoh: Applet

Model Mobile Agent
  • Sebuah program yang berpindah dari satu komputer ke komputer yang lain
  • Melakukan perkerjaan otomatis
Contoh:
  • Untuk install dan pemeliharan software pada komputer sebuah organisasi
Karakteristik Sistem Terdistribusi
Karakteristik sistem terdistribusi adalah sebagai berikut :
  1. Concurrency of components.  Pengaksesan suatu komponen/sumber daya (segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer, meliputi H/W dan S/W) secara bersamaan. Contoh: Beberapa pemakai browser mengakses halaman web secara bersamaan
  2. No global clock.  Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mensinkronkan waktu seluruh komputer/perangkat yang terlibat. Dapat berpengaruh pada pengiriman pesan/data, seperti saat beberapa proses berebut ingin masuk ke critical session.
  3. Independent failures of components.  Setiap komponen/perangkat dapat mengalami kegagalan namun komponen/perangkat lain tetap berjalan dengan baik.

No comments:

Post a Comment